POLRES PULPIS GELAR PRESS CONFERENCE PENGUNGKAPAN KASUS PENCURIAN KEKERASAN

142
0

Tribratanews kalteng.polri.go.id – Polres Pulang Pisau, Kepolisian Resor (Polres) Pulang Pisau (Pulpis), Polda Kalteng kembali menggelar press conference di depan lobi Mapolres Pulang Pisau, Minggu (13/01/2019) pukul 14.00 WIB. Press Conference dipimpin langsung Kapolres Pulpis AKBP. Siswo Yuwono BPM, S.H., S.I.K.

Didampingi Wakapolres Pulpis Kompol Endro Aribowo, S.I.K. dan Kasatreskrim Iptu Jhon Digul Manra, S.E., Kapolres menyampaikan terkait pengungkapan tindak pidana pencurian yang terjadi di simpang 4 jalan Blok H 12, KM 27, perkebunan kelapa sawit PT SCP 1, Desa Paduran Sebangau, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Rabu (09/01/2019) sekitar pukul 23.00 WIB.

Dalam press conference djelaskan bahwa kejadian pencurian dengan kekerasan tersebut berawal ketika pelaku Surianto Alias Harto Bin Subli (44) merencanakan  dengan Jamali Alias Ali Bin Sahri (31) di perusahaan sawit MKM blok 25 Sebangau Kuala Kabupaten Pulpis dengan alasan terbelit hutang. Harto mengatakan bahwa ia akan membawa uang sebanyak 100 juta bersama dengan keponakannya Andrie Alias Aan Bin Usuf untuk belanja barang, pada saat itu Harto menyuruh untuk merampoknya dengan imbalan 10 juta per orang. Jamali mengiyakan namun ia mau mencari teman untuk melakukan aksinya.

Kemudian Jamali mengajak Khusnul Khalik Alias Rajak Bin (Alm) Luran Harun (42), setelah itu ketiga pelaku melakukan pertemuan untuk melancarkan aksi jahatnya. Harto mengatakan bahwa pada saat ia mengemudikan mobil dengan keponakannya, ia akan memberi kode dengan menghidupkan lampu reting darurat. Pada saat itu kedua pelaku yang sudah menunggu di Km 27 PT SCP Kecamatan Sebangau Kuala disuruh menyetop, merampok dengan  menodongkan senjata tajam dan mengikat pelaku Harto dan keponakannya (Andrie) yang tidak mengetahui gelagat pamannya ini, kemudian mengambil uang yang dibawa keponakannya.

Setelah aksinya berhasil, tersangka Jamali dan tersangka Razak dengan membawa tas selempang berisi uang tunai dan 1 buah handphone meninggalkan tersangka Harto dan korban.

“Saat ini ketiga pelaku beserta barang bukti uang sebesar 71 juta 600 ribu rupiah diamankan di Polres Pulang Pisau untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” ucap Kapolres yang juga didampingi Kapolsek Sebangau Kuala Iptu Memet, S.H.

Kepada pelaku Harto akan dijerat pasal 365 ayat (2) ke 2 KUHPidana yang berbunyi pencurian yang disertai dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud menyiapkan atau memudahkan pencurian itu dengan ancaman penjara selama-lamanya 12 tahun jo Pasal 367 ayat (2) KUHPidana yang berbunyi pencurian yang dilakukan sanak atau keluarga orang itu karena kawin baik keturunan yang lurus atau keturunan yang menyimpang dalam derajat kedua.

Sementara Khusnul dan Jamali dijerat pasal 365 ayat (2) ke 2 KUHPidana yang berbunyi pencurian yang disertai dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, dengan maksud menyiapkan atau memudahkan pencurian itu dengan ancaman penjara selama-lamanya 12 tahun. (DtT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here